Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

#01 Bertemu Ibu Fulanah

Pada Sabtu (03/06/2017) tepat setelah adzan maghrib berkumandang di Stasiun Tebet, menjadi titik awal pertemuan saya dengan Ibu Fulanah. Ya, merupakan kecerobohan saya dalam berinteraksi dengan orang baru yaitu LUPA menanyakan NAMA. Sehingga saya memanggilnya Ibu Fulanah. Semoga beliau diberikan kesehatan selalu oleh-Nya. Ibu Fulanah, seorang pahlawan kebersihan. Begitu saya menyebutnya, dan ketika saya menulis ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni. Ibu Fulanah, sosok yang menginspirasi saya, seakan menampar saya untuk selalu bersyukur. Memang Allah mengirimkan banyak 'pengingat' melalui siapa saja yang dikehendaki-Nya. Singkat cerita, setelah adzan maghrib  saya naik salah satu kereta tujuan Bogor untuk menghadiri acara buka bersama salah satu organisasi yang sedang saya handle . Saya cenderung untuk masuk di gerbong wanita untuk mengurangi risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebetulan saat itu tempat duduknya memang tidak ada yang k...

#SOSHARK #IMLEKBEBASHIU

[KAMU ATAU AKU YANG JAHAT?] Hehehe…apasih judulnya. Gapapa biar penasaran 😊 Banyak dari kita yang ketakutan ketika mendengar kata ‘hiu'. Saya ingin berbagi sedikit mengenai hiu dan statusnya sebagai spesies terancam punah, (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora, 2013). Hiu adalah top predator dalam rantai makanan pada ekosistem laut (zooplankton ➡ ikan kecil ➡ ikan sedang ➡ ikan besar). Menurut FAO (Food and Agricultural Organization) menilai hiu sebagai spesies yang memiliki nilai penting dalam ekosistem yang menjadi penentu dan indikator kesehatan dan keseimbangan ekosistem. Predator pemilik tulang rawan ini selalu bergerak sepanjang waktu untuk bernapas. Hiu hanya akan memakan ikan kecil yang lemah/sakit, tidak perlu khawatir karena perbandingan orang meninggal karena hiu adalah 1:300.000.000 dan hanya 6 speies hiu yang berbahaya bagi manusia. Sekitar 480 spesies hiu hidup di lautan di seluruh dunia, di Indonesia tersen...