Pada Sabtu (03/06/2017) tepat setelah adzan maghrib berkumandang di Stasiun Tebet, menjadi titik awal pertemuan saya dengan Ibu Fulanah. Ya, merupakan kecerobohan saya dalam berinteraksi dengan orang baru yaitu LUPA menanyakan NAMA. Sehingga saya memanggilnya Ibu Fulanah. Semoga beliau diberikan kesehatan selalu oleh-Nya. Ibu Fulanah, seorang pahlawan kebersihan. Begitu saya menyebutnya, dan ketika saya menulis ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni. Ibu Fulanah, sosok yang menginspirasi saya, seakan menampar saya untuk selalu bersyukur. Memang Allah mengirimkan banyak 'pengingat' melalui siapa saja yang dikehendaki-Nya. Singkat cerita, setelah adzan maghrib saya naik salah satu kereta tujuan Bogor untuk menghadiri acara buka bersama salah satu organisasi yang sedang saya handle . Saya cenderung untuk masuk di gerbong wanita untuk mengurangi risiko atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebetulan saat itu tempat duduknya memang tidak ada yang k...
Belajar, bersosialisasi, pendidikan, penelitian, dan aksi sosial