Sepenggal kalimat yang tercurah atas rasa syukur akan kehadirannya. Ia yang hadir tanpa perencanaanku Ku pikir telah gagal menemui yang pantas Sang Maha Cinta menjawab pada waktu yang tepat Banyak yang ditemui namun takdir akan menemukan jawabnya Kawan lama, seperjuangan di jalan-Nya, itulah Ia Ia yang telah ku kenal bertahun-tahun silam Ia yang ku anggap kawan, ternyata berujung pada pelaminan Kita akan terus dan tetap berjuang, terima kasih telah hadir pada waktu yang tepat :) Jakarta, 24 Juli 2022
Hidayah, tidak untuk dijual Membelinya pun aku meronta-ronta, tak akan pernah terbayar Mahal Menemuinya bukan kemustahilan Menganggap keberadaannya merupakan tantangan tersendiri Maka tak ayal ia benar-benar sulit disadari Hingga terekspos dua pilihan: acuh atau eksekusi