Skip to main content

#SOSHARK #IMLEKBEBASHIU

[KAMU ATAU AKU YANG JAHAT?]

Hehehe…apasih judulnya. Gapapa biar penasaran😊

Banyak dari kita yang ketakutan ketika mendengar kata ‘hiu'. Saya ingin berbagi sedikit mengenai hiu dan statusnya sebagai spesies terancam punah, (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora, 2013).

Hiu adalah top predator dalam rantai makanan pada ekosistem laut (zooplanktonikan kecilikan sedangikan besar). Menurut FAO (Food and Agricultural Organization) menilai hiu sebagai spesies yang memiliki nilai penting dalam ekosistem yang menjadi penentu dan indikator kesehatan dan keseimbangan ekosistem. Predator pemilik tulang rawan ini selalu bergerak sepanjang waktu untuk bernapas. Hiu hanya akan memakan ikan kecil yang lemah/sakit, tidak perlu khawatir karena perbandingan orang meninggal karena hiu adalah 1:300.000.000 dan hanya 6 speies hiu yang berbahaya bagi manusia.

Sekitar 480 spesies hiu hidup di lautan di seluruh dunia, di Indonesia tersendiri terdapat 117 spesies hiu dan beberapa diantaranya tidak terdapat di perairan lain selain di Indonesia. Sejak tahun 1996 hingga 2010 terjadi peningkatan yang signifikan jumlah spesies hiu yang terancam punah, yaitu 15 spesies menjadi 180 spesies. Mirisnya, Indonesia termasuk dalam 20 negara terbesar penangkap hiu di dunia dan menempati posisi nomor 3 sebagai pengekspor hiu. Sebagian besar produk yang diekspor dalam bentuk sirip, minyak, dan kulit (Traffic, 2012). Sekitar 100.000 hiu terbunuh setiap tahunnya dengan artian setiap detik 2-3 hiu terbunuh.

Bagaimana cara nelayan mendapatkan sirip hiu? Dengan kejinya praktek shark finning dilakukan, hiu yang terjaring akan ditangkap lalu dipotong secara hidup-hidup bagian siripnya saja setelah itu hiu kembali di buang ke laut. Hiu yang kehilangan siripnya akan mati perlahan, seperti yang telah disebutkan bahwa untuk bernapas hiu harus terus bergerak, tanpa adanya sirip tersebut hiu tidak dapat bergerak. 

Kecenderungan permintaan sirip ikan hiu sangat tinggi, Tiongkok dengan posisi pertama setelahnya Hongkong dan California. Pakar kuliner Wiliam Wongso menyebutkan bahwa sirip hiu kerap dibuat sup, tetapi sebenarnya tidak memiliki rasa (hambar). Sup tersebut enak karena kaldu yang diracik koki, biasanya campuran dengan udang, jamur, dan bahan-bahan lain. Sup sirip ikan hiu bahkan sudah ada sejak Dinasti Zhou, berawal dari dapur istana dan sekarang tersebar di restoran ternama di Tiongkok. Konsumsi sup sirip ikan hiu dipercaya masyarakat Tiongkok sebagai simbol paripurna dan kekayaan individu, maka untuk beberapa acara penting seperti imlek, pesta ulang tahun, bahkan acara kenegaraan sup sirip ikan hiu merupakan menu yang wajib dihidangkan. Konsumsi sup sirip hiu sebagai ajang show off bagi masyarakat Tiongkok, di Indonesia sendiri sup sirip ikan hiu dipercaya untuk mempercantik dan menyehatkan tubuh. Beberapa restoran ternama dan hotel di Indonesia masih menyajikan sup sirip hiu sebagai menu spesial mereka karena masih tingginya permintaan terutama pada acara tertentu.

Salah satu kandungan sirip hiu adalah kolagen yang dapat memperhalus kulit. Faktanya hal itu adalah MITOS dan sama saja menyakiti diri sendiri. Mengapa? Karena daging hiu memiliki kadar UREA dan MERKURI yang tinggi yang merugikan kesehatan dalam jangka waktu panjang. Bahkan ceker ayam memiliki kandungan kolagen yang lebih tinggi dibandingkan sirip hiu.

Jakarta dan Surabaya nemempati posisi sebagai kota terbesar penangkap hiu di Indonesia. Sangat disayangkan Jakarta yang seharusnya menjadi percontohan bagi daerah lain tidak adanya regulasi yang kuat untuk menghentikan pemburuan hiu. Regulasi yang ada hanya lah Surat Edaran No. 7 Tahun 2014 oleh gubernur kepada PNS untuk tidak menggunakan produk hiu dan kepada masyarakat (khususnya pemilik restoran) untuk tidak menyajikan menu ke dalam daftar makanan.  Menurut Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan hanya SATU spesies hiu yang dilindungi secara utuh yaitu Whale Shark (Hiu Paus), sedangan 2 spesies lain yang tidak diperbolehkan untuk diekspor yaitu Hiu Cowboy dan Hiu Martil.

Jadi sebenarnya kita yang takut dengan hiu atau hiu yang takut dengan kita?
Jadi sebenarnya kamu atau aku yang jahat?
Atau kita bersama-sama untuk menjadi pihak yang baik?

Saya pribadi tidak pernah dan tidak mau untuk mengonsumsi hiu dalam bentuk apa pun, keputusan di tangan kalian masing-masing. Mau jadi pihak jahat dengan tetap mengonsumsi hiu atau pihak baik yang mendukung dengan cara membagikan informasi mengenai shark finning kepada seluruh followers/adders di media sosial kalian.


















#ImlekBebasHiu #HilangkanHiudariMenu #StopSharkFinning #SOSHARK 

Sumber:
www.traffic.org
www.cites.org
www.wwf.or.id/soshark

Diskusi Terbuka “Menghilangkan Hiu dari Menu” 25 Januari 2017

Late post and have not translate it into english... but then enjoy it, I will translate it later ^^

Comments

Popular posts from this blog

4) Opera

This is the MENU BAR : This is the BOOKMARK MANAGER : This is the HISTORY :  just like other web browser, Opera's history just press 'Ctrl+J' This is the DOWNLOAD MANAGEMENT  :

Comparing Web Browser (2)

Internet Explorer Internet Explorer (IE) -- sometimes referred to as Microsoft Internet Explorer (MSIE) -- is the most widely used World Wide Web browser. It is bundled with the Microsoft Windows operating system and can also be downloaded from Microsoft's Web site. IE competes with other Web browsers, notably Firefox, an open source browser developed using the code from Netscape Navigator. Netscape was famously purchased by AOL. Internet Explorer has gone through seven versions and many patches in responses to targeted attacks on flaws in the programming of the application since its initial release. The next iteration, IE7, offers users many of the features of competing browsers, including tabbed browsing, support for cascading style sheets, RSS feeds and the promise of increased security against malwareFirefox, Apple Computer's Safari, Opera and Mosaic, developed in 1993 and the original code base for Netscape's browser, Lynx. Opera Opera is a Web browser that provide...